Bab 146.-2

703 Kata

“Pakde, aku tinggal dulu. Nanti aku ke sini lagi. Ibu akan menemani pakde. Asaslamu’alaikum, Pakde.” Kansa menatap wajah pucat pria yang berbaring dengan mata tertutup itu. Tarikan napas panjang Kansa lakukan, sebelum menghembus perlahan karbondioksida dari celah bibir. Tak henti ia menguntai doa dalam hati, meminta kesembuhan untuk pakdenya. Kansa memutar langkah. Mengambil tasnya lalu menyampirkan tali tas ke bahu kiri. Kansa berjalan ditemani sang ibu sampai ke depan pintu ruangan yang masih tertutup. Kansa menghentikan langkah kaki sejenak. Menoleh, menatap ibunya seraya tersenyum. “Aku tinggal dulu.” “Hmm … hati-hati.” Kansa menganggukkan kepala. “Assalamu’alaikum.” “Wa’alaikum salam.” Kansa membuka pintu. Wanita itu keluar dari dalam ruang ICU diikuti tatapan sang ibu yang ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN