“Mariana kena tipes. Sekarang Mama di rumah sakit. Dia akan rawat inap.” Sultan urung melanjutkan ayunan kaki masuk ke dalam lapas. Kaki pria itu berputar arah. Berbalik, Sultan berjalan cepat. Ponsel sudah tidak lagi melekat di salah satu telinga pria tersebut. Langkah kaki pria itu bertambah cepat. Sopir Sultan baru saja memarkir mobil dan melepas seat belt saat melihat dari spion, majikannya berjalan cepat ke arahnya. Pria itu mengernyit. Tidak jadi keluar dari dalam mobil, pria tersebut memasang kembali sabuk pengaman, lalu menyalakan mesin mobil. Pria itu menunggu sang majikan yang tampak sedang terburu-buru. Sultan bersyukur pak Dar memutuskan untuk tidak mengikuti sarannya. Pria itu tidak pergi. Coba kalau tadi pak Dar mengikuti sarannya untuk pergi ngopi. Sekarang dia harus repo

