Bab 162.-2

703 Kata

“Aku bertanya siapa namamu? Apa susahnya menyebutkan nama?” “Namaku tidak penting. Sekarang biarkan kami pergi dan aku akan membiarkanmu lepas, Pak Tua.” Setelah menyelesaikan kalimat tersebut, Ed melangkah, berniat untuk pergi dari tempat tersebut. “Minggir,” ucap Ed begitu seorang pria menghadang langkah kakinya. “Aku belum selesai dengan kalian. Sekarang mereka akan ikut denganku. Laporkan itu pada anak dan menantuku,” kata Pramu Atmadja pada sang detektif. “Minggir kataku.” Ed menggeser langkah ke kiri, berniat untuk pergi, namun pria di depannya kembali menghadang langkah kakinya. Membuat pria itu menggeram. “Ayo, ikut denganku.” Ed refleks menoleh begitu mendengar suara itu. Ed memperhatikan pergerakan si pria tua yang berjalan dengan menggunakan satu tongkat melewatinya. Ed me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN