“Wa’alaikum salam.” “Wa’alaikum salam.” Kansa dan Raja menjawab bersamaan. Kansa meraih sebelah tangan sang putra. Berdiri di teras, bergandengan tangan dengan putra kecilnya--memperhatikan punggung Sultan yang kini sudah mulai menjauh. Pak Dar langsung mengambil goody bag di tangan sang majikan, kemudian bergegas ke pintu penumpang belakang. Pria itu memasukkan goody bag berisi makanan ke dalamnya sebelum bergegas menuju pintu pengemudi. Sultan yang sudah masuk ke dalam mobil, tersenyum menatap ke arah dua orang yang masih berdiri di teras rumah. Pria itu membuka kaca pintu, lalu mengeluarkan sebelah tangan untuk dilambaikan. Melihat Raja membalas lambaian tangannya, senyum pria itu mengemang semakin lebar. Mobil bergerak tak lama setelah pad Dar duduk di belakang kemudi. “Alhamduli

