Bab 175.-2

708 Kata

Sultan segera menyalakan mesin mobil lalu menarik sabuk pengaman. Pria itu menoleh ke samping. Tersenyum sembari tangannya bergerak memasang ujung besi sabuk pengaman ke tempatnya. “Jangan khawatir, putra kita pasti baik-baik saja.” Kansa menoleh mendengar kalimat tersebut. Sesaat tatapan mereka terpaut, sebelum Kansa meluruskan pandangan ke depan. Wanita itu meremas telapak tangannya. Sementara Sultan mulai menjalankan kereta besinya. Mobil itu melaju meninggalkan parkiran rumah sakit. Hening ketika dua penumpang mobil sama-sama diam. Kansa kini sudah memutar kepala ke samping, memperhatikan jalanan yang dilewati. Sedangkan Sultan sudah fokus dengan jalanan yang cukup ramai. **** “Bagaimana? Masih sakit?” tanya Mariana setelah mengoles salep ke telapak tangan Raja yang memerah. Gadis

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN