“Lihat, sudah ditungguin sama keyut, sama oma juga.” Mendengar apa yang disampaikan oleh sang daddy, Raja memutar kepala. Tersenyum lalu melambaikan tangan melihat dua orang yang berada di teras. Kakek buyutnya duduk di salah satu kursi teras, sementara oma nya berdiri. Pramu Atmadja langsung berdiri begitu melihat Sultan sudah menaiki beberapa undakan menuju teras. Pria itu berjalan pelan dengan tongkatnya. “Assalamu’alaikum, Keyut.” “Wa’alaikum salam, Raja Atmadja.” Raja tertawa mendengar balasan salam sang kakek buyut. Mengingat ada satu orang lagi yang berada di tempat itu, Raja memutar kepala. “Assalamu’alaikum Oma Marita.” Dia punya banyak oma. Ada tiga. “Wa’alaikum salam,” jawab pelan Marita. Wanita itu menatap cucunya. “Bagaimana, kamu sudah berhasil membujuk istrimu supaya

