"Raja juga kangen Oma. Tapi, Oma jangan marah-marah terus, ya?" Marita mengerjap. Wanita itu menahan ringisan mendengar apa yang cucunya katakan. "Asal Raja jangan suka nentang Oma," balas wanita itu. Melihat sepasang mata Raja mengecil, Marita menarik tubuh Raja lalu mendekapnya sesaat. Marita melepas pelukan, mengusap pipi Raja lalu membubuhkan kecupan di kening cucunya. "Raja mau sama onty dulu." Dengan terpaksa Marita mengangguk, membiarkan Raja berlari menghampiri Mariana. Kansa berjalan kembali ke ruang tamu dengan membawa nampan. Wanita itu sempat menoleh ke arah sang putra dan Mariana, sebelum mengembalikan fokus pada kedua orang tua Sultan. Jujur saja Kansa terkejut laur biasa melihat mereka lah tamu yang datang malam-malam tanpa diundang. Kansa menghidangkan minuman dan jug

