Bab 179.-1

733 Kata

Kenapa harus menunggu badai itu datang dan memporak porandakan semuanya, baru berusaha mencari perlindungan? Kenapa harus menunggu sakit, baru berusaha menjaga kesehatan? Kenapa baru rajin gosok gigi setelah sakit gigi, atau bahkan giginya rusak? Karena kebanyakan manusia tidak menyadari kenikmatan yang dimiliki sebelum kehilangan kenikmatan itu. Cobalah hitung berapa banyak kenikmatan yang sudah Tuhan berikan kepada kita, tanpa harus membayar sedikitpun. Setiap tarikan napas kita adalah nikmat tak terhingga. Setiap bagian tubuh kita adalah nikmat tak ternilai harganya. Sayangnya kita sering kali terbuai oleh nafsu. Kenikmatan bagi kita hanya kenikmatan memiliki harta yang banyak. Padahal harta berlimpah itu tidak akan ada artinya ketika Tuhan mencabut nikmat sehat. Apa enaknya punya ua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN