Bab 179.-3

741 Kata

“Jeng, jangan bilang Nabila benar-benar otak dari penyekapan bu Sumi, dan juga usaha pemerkosaan dan pembunuhan menantuku.” Marita masih berusaha berprasangka baik. Mungkin ada orang lain yang bertanggung jawab pada apa yang menimpa Sumi dan Kansa beberapa tahun lalu. Namun, melihat Ranti hanya terdiam dengan ekspresi wajah putus asa, Marita menggelengkan kepala. “Aku tidak percaya ini. Nabila benar-benar sanggup melakukan hal keji itu? Astaga.” “Habiskan minumanmu, dan pulanglah. Aku tidak bisa membantu apa-apa. Kalau Nabila bersalah, dia harus dihukum. Jangan melindunginya. Dia harus belajar dari kesalahannya.” “Jeng Marita, demi hubungan baik kita selama ini … tolong bantu Nabila satu kali ini saja. Minta Kansa untuk mau berdamai dengannya. Cabut gugatannya. Tolong, Jeng. Selamanya k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN