Bab 101.-2

734 Kata

Niken tersenyum lebar saat Kansa menoleh ke arahnya. “Cari pizza saja, yuk?" ajaknya sebelum kembali tersenyum. “Sudah dibilang tidak usah. Kita pakai kebaya begini.” “Memangnya kenapa kalau pakai kebaya?” tanya Niken dengan alis berkerut. “Tidak ada larangan masuk gerai pizza pakai kebaya,” sahut cepat Niken. “Bukan begitu. Malu dilihatin banyak orang.” “Dasar introvert. Jangan pedulikan orang lain. Biar saja mereka ngeliatin kita. Kenapa memangnya? Kita cantik, kok.” “Pede.” Kansa menampar pelan lengan sang teman. Mereka menghentikan ayunan kaki di dekat Sumi. “Bu,” panggil Kansa membuat Sumi menoleh. “Sudah mau pulang sekarang?" tanya Sumi. Melihat anggukan kepala sang putri, Sumi kemudian berpamitan pada teman ngobrolnya. Kansa tersenyum sambil menurunkan kepala sedikit ketika t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN