Bab 127.-2

700 Kata

"Seharusnya tadi kamu ikut sekalian masuk ke dalam kamar mandi. Biar percaya." Regina melebarkan sepasang matanya membuat Kansa meringis. Kansa berdehem. “Tidak dandan dulu?” “Tidak perlu. Aku tidak mau kamu marah-marah lagi. Nanti dandan di dalam taksi saja,” jawab Regina seraya melirik Kansa. Kansa mengulum sepasang bibirnya. “Ya sudah, ayo.” Kansa berdiri. Mengambil tas, menyelempangkan ke bahu sebelum menarik kopernya. “Sini, biar aku saja yang bawa kopermu. Aku tidak mau keponakanku kenapa-kenapa.” Regina mengayun langkah lebih cepat lalu mengambil gagang koper dari tangan Kansa. “Cuma menarik koper tidak berat. Aku bisa.” Regina hanya melirik Kansa, tanpa menjawab. Wanita itu juga tidak menyerahkan koper Kansa. Regina melanjutkan ayunan kakinya. “Maaf. Jangan marah lagi, pleas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN