Bab 133.-2

726 Kata

“Apa yang akan kamu lakukan, Sultan? Kamu bisa menuntut mereka.” “Para netizen itu?” tanya Sultan. “Iya. Biar mereka belajar untuk tidak mengetik sembarangan.” “Aku setuju.” Surya menimpali. Pria itu mengangguk keras ketika tatapan mata Sultan beralih padanya. “Kami tahu kamu sedang sibuk dengan bisnis Atmadja. Minta saja asistenmu mengurus laporan itu. Jangan dibiarkan.” “Iya, benar. Mereka harus diberi pelajaran. Mereka merusak namamu.” “Dan Nabila masih diam. Dia tidak membuat klarifikasi. Sepertinya dia menikmati pemberitaan yang menyudutkan mu. Bukankah kamu bilang Nabila itu licik? Licin seperti belut? Mungkin saja dia ingin balas dendam padamu.” Sultan mendesah. “Kalau dalam dua hari mereka tidak berhenti, aku akan minta Ardian mengurusnya. Sebenarnya aku tidak mau berurusan d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN