Bab 14. Menerima Luapan Kemarahan.-3

597 Kata

Kening Kansa mengernyit. Bola mata gadis itu bergerak ke atas hingga sekali lagi bertemu tatap dengan sepasang mata Adam. Tarikan napas panjang Kansa lakukan, sementara tatapannya terpaut netra Adam. Beberapa detik kemudian barulah Kansa menurunkan pandangan mata. Menatap ponsel yang terulur di depannya. Niken diam memperhatikan Kansa dan Adam bergantian. Kansa akhirnya mengambil telepon genggam di tangan Adam. Kansa menarik ponsel tersebut mendekat lalu terlihat sibuk dengan layar benda tersebut. Tidak lama Kansa sudah mengembalikan ponsel kepada sang pemilik. “Terima kasih,” ujar Adam mengambil kembali telepon genggamnya. Pemuda itu tersenyum kecil. “Oke, nanti aku hubungi.” Adam mengangkat ponsel di tangannya. Tersenyum sekali lagi sebelum berpamitan lalu berjalan meninggalkan Kansa.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN