“Kamu kenapa Nabila? Kenapa menangis?” “Tante … aku mau Sultan balik sama aku. Aku tidak terima anak babu itu mengambil Sultan dariku. Tolong dukung aku, Tante. Bantu aku,” pinta Nabila. “Beritahu aku dimana mereka sekarang tinggal, Tante. Aku mau ke sana. Kansa pasti sudah mengguna-guna Sultan. Sultan tidak mungkin berubah begitu cepat, Tante. Dia mencintaiku. Tapi sekarang, dia kasar padaku. Dia tidak mau bicara denganku. Semua karena Kansa.” “Tenang, Nabila. Tenang. Kami juga tidak menyetujui pernikahan itu. Hanya saja saat itu kami tidak punya pilihan. Tante sendiri masih bingung kenapa tiba-tiba Sultan mengganti nama pengantinnya. Kamu jangan khawatir. Akhir minggu ini keluarga kami akan berkumpul. Sultan pasti akan datang karena kakeknya yang menyuruh. Kami akan bicara lagi dengan

