Bab 24.-2

729 Kata

“Jadi bagaimana? Semua sudah setuju, kan?” tanya salah satu anggota keluarga besar Atmadja. Wanita itu tersenyum lalu menoleh ke arah Kansa. Membuat yang lain ikut memutar kepala ke arah istri Sultan tersebut. Sekali lagi fokus mata mereka tertuju pada Kansa. Kansa berdehem. Dia ikut mendengarkan perbincangan mereka. “Maaf, saya tidak bisa ikut. Saya sedang mengerjakan skripsi saya.” “Aduh, buat apa juga mengajak dia? Dia itu anak pembantu. Mana tahu soal konser-konser begituan, Jeng. Yang ada dia hanya akan buat kita malu kalau sampai dia ikut.” “Benar sekali. Kalau perempuan seperti Kansa ini pasti tahunya dangdutan, atau itu apa namanya … lagu-lagu koplo yang bikin kepala pusing itu.” "Siapa juga yang mau ajak dia?" Lalu mereka tertawa terbahak-bahak. Kansa hanya tersenyum. Silahk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN