Minggu pagi itu, langit cerah dengan hembusan angin lembut. Arcelia berdiri di depan cermin, tangannya mengusap perut yang kian membuncit. Ia memilih gaun longgar berwarna pastel yang menonjolkan keanggunannya meski sedang hamil. Dante masuk dengan kemeja putih rapi, lengan digulung santai. Tatapannya langsung jatuh pada istrinya. “You look radiant, Cel.” Suaranya rendah, hangat, membuat Arcelia tersipu. “Jangan menggoda di pagi hari,” gumamnya, mengambil tas kecil. “Kita kan mau belanja baju bayi.” Dante mendekat, membetulkan rambut Arcelia yang jatuh di bahunya. “Belanja baju bayi… atau belanja baju Mommy?” Arcelia menahan senyum. “Baju bayi, tentu saja.” Di butik perlengkapan bayi, dunia seakan berubah jadi lautan pastel. Biru muda, pink, krem, putih lembut. Rak-rak penuh pakaian m

