Pagi itu, Arcelia melambaikan tangan ke arah Max yang berlari kecil memasuki gerbang sekolah. Bocah itu menoleh sejenak, melambai riang sambil tersenyum cerah ke arah mobil. Dunia Arcelia terasa tenang sesaat. Ia bahkan sempat mengabadikan momen itu dalam memori—betapa damainya pagi Ibu kota yang masih diselimuti langit mendung. “Langsung pulang, Bu?” tanya Johan, sopir pribadi mereka, sembari menyesuaikan kaca spion. “Ah, mampir sebentar ke Séjour Doux, ya, Johan. Aku baru saja melihat Mille-Feuille Strawberry yang di posting Tante Sefaya dan itu sangat menggiurkan. Entah kenapa pagi ini aku juga sangat ingin yang manis-manis.” “Baiklah, Bu.” Setelahnya, mobil melaju pelan ke arah barat, menyusuri kawasan pusat kota yang mulai dipenuhi kendaraan. Tapi baru beberapa menit berlalu, Jo

