De Almantera Hotel, Lantai 5. Sebuah ballroom berdesain arsitektur kontemporer nan elegan telah dipenuhi oleh para tamu kehormatan dari berbagai lembaga kebudayaan, yayasan sosial, dan pelaku seni kenamaan dari seluruh penjuru kota. Hingar bingar pertemuan tahunan Yayasan Warisan Bhineka Nusantara mulai mereda seiring selesainya sesi diskusi budaya siang itu. Di salah satu lounge privat yang menghadap taman air mancur buatan, seorang wanita duduk tenang—tapi memikat. Mengenakan kebaya modern berwarna zamrud lembut dan kain batik tulis dengan motif kawung klasik, Kayesa Oshea Agnidratawangsa tampak seperti lukisan hidup dari zaman yang menyatu dengan zaman ini. Tangannya sibuk membolak-balik jurnal budaya di pangkuannya, sementara matanya sesekali melirik layar ponsel. Ia sedang menunggu

