Greisy, Bima dan Rama baru kembali ke mobil Bima ketika hari sudah petang. Rama tampak kelelahan. Anak itu cemberut dan terus menempel pada ibunya. Belum lagi, badannya juga mulai terasa lengket. Bagus Rama tidak rewel. “Rama sampai telat mandi sore nih, Bim,” ucap Greisy pada Bima. “Atau kita mau istirahat dulu, cari hotel yang bisa dipesan buat enam jam ke depan? Biar kamu bisa mandiin Rama dulu. Kalau nunggu sampai rumah, kemungkinan kita baru akan sampai rumah kamu hampir jam sembilan loh. Itu pun kalau nggak macet akhir pekan,” tawar Bima. Greisy menatap jam di tangannya. Padahal ia sudah ada janji dengan Lucky. Dan ia bahkan belum memberi kabar lagi pada pria itu sejak tadi siang. Ia khawatir, Lucky akan menunggu atau mencarinya. Namun, melihat keadaan Rama sekarang, tampaknya m

