Kresna kembali ke ruang kerjanya. Pria paruh baya itu baru saja menutup rapat dengan beberapa manager cabang dan kini hanya ditemani segelas kopi hitam yang mulai mendingin. Namun pikirannya tidak tenang setelah pertemuannya dengan Dias. Kresna tahu siapa Dias. Perempuan itu pernah datang ke rumah mereka beberapa kali, ketika Dias masih menjalin hubungan asmara dengan putranya. Dan beliau tidak menyangka jika di tengah kekisruhan rumah tangga Alea dengan Kaisar, justru Dias malah muncul di kantornya. Kresna yakin sekali bahwa ada campur tangan Kaisar dengan keberadaan wanita itu. Kresna sudah menasihati putranya agar tidak lagi berhubungan dengan Dias setelah putranya menikah. Tapi sepertinya nasihatnya hanya masuk telinga kanan dan keluar telinga kiri. Dengan nada tegas, Kresna menekan

