144. Pernikahan Dias Dengan Deri

1069 Kata

Alea berdiri di depan cermin, menatap pantulan dirinya dalam gaun berwarna krem lembut. Wajahnya dipoles makeup membuatnya tampak cantik. Ia menata rambutnya dengan hati-hati sebelum memanggil suaminya yang masih sibuk memilih dasi. “Mas, udah siap belum? Nanti keburu mulai acaranya,” panggil Alea. Kaisar mendekat dengan jas abu-abu yang pas di badan. “Sebentar, Le. Dasi ini nggak cocok kayaknya.” Alea menahan tawa. “Dasi nggak cocok atau hati kamu yang belum cocok liat mantan nikah, Mas?” Kaisar menatap istrinya, menghela napas sambil pura-pura kesal. “Jangan menggodaku Le. Aku udah cukup gugup tanpa kamu olok-olok.” “Kalau memang belum siap lihat Dias nikah, ya udah nggak usah datang,” goda Alea lagi sambil tersenyum manis. “Ah, kamu ini. Ayo lah, nanti malah telat.” Kaisar menarik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN