68. Nai, Lelah, Mas.

1467 Kata

Chandra bangkit dari tepi ranjang, langkahnya berat mendekati Naina yang masih terkejut memandangi foto di ponselnya. Setiap langkah kakinya di karpet bagai menggemakan ketegangan yang menggumpal di udara. "Kenapa kamu tidak beri tahu saya?" Suara Chandra terdengar parau, terasa berat menahan gejolak di dalamnya. "Nai bahkan tidak tahu akan bertemu dengannya," bantah Naina, suaranya bergetar tak stabil. "Tidak mungkin." Chandra menggeleng, matanya menyipit penuh ketidakpercayaan. "Bukti ini jelas. Kalian bertemu di mall. Pasti sudah diatur sebelumnya, bukan?" Naina menunduk dalam-dalam, pandangannya tertancap pada pola karpet yang tiba-tiba terasa sangat menarik perhatiannya. Dalam hatinya, dia yakin ini semua jebakan Davina yang licik, wanita yang tidak rela melihatnya bahagia dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN