[134] Bolehkah?

1539 Kata

Genta tahu caranya, sekadar teori dia paham harus bagaimana ketika mencium wanita, apalagi sering mendengar celoteh Reinal dan Wili dulu. Yang kata mereka bibirnya tidak sekadar menempel, tetapi ada sedikit pergerakan, awal-awal begini saja katanya. Takut kaget kalau langsung brutal. Itu, sih, guyonan dua sobat Genta, yang sesudahnya Reinal terbahak, sedangkan Wili hanya nyengir saja. Yang penting gerak, kan? Genta berdebar-debar. Apakah dia sudah melakukan pergerakan yang benar? Kepalanya sampai ikut bergerak di kala bibir Genta mencoba meraih bibir Nuni, yang secara lembut dia kulum, membuat Nuni sedikitnya membuka mulut, pada saat itulah Genta mencumbu bibir Nuni baik yang atas dan bawahnya. Entah berapa lama sampai dilepas, membuat jarak. Namun, belum benar-benar berjauhan. Waja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN