"Ya udah, ya, Ni ... Abang pulang." "Iya, Abang. Hati-hati di jalan, kabarin kalau udah nyampe, ya?" Genta senyum. "Ni." "Iya?" Dari tadi pamitan, tetapi tidak pergi-pergi. Itulah Om Genta. By the way, jadinya tetap Nuni tinggal sendiri di sini. Pun, Nuni tadi sudah bilang makasih kepada calon suaminya ini karena Nuni telah dicarikan tempat tinggal senyaman dan seaman unit apartemen milik adik ipar Om Genta. Nuni bersyukur tidak menolak dan tidak kekeh mundur dari beliau. "Apa, Bang? Senyum-senyum." Duh, Genta terkekeh. "Nggak mau cari bahan makanan dulu? Abang antar. Yuk? Barangkali buat kamu masak besok di sini." Modus, tuh, modus! Namun, Om Genta ada benarnya. So, Nuni menimpali, "Boleh, deh. Mumpung belum magrib juga." "Ya udah, yuk!" ajak Om Genta, antusias. Nuni ambil tas

