Semua terjadi diluar prediksi mereka. Tentang kehamilan Nita yang kemudian membuat konflik dengan Wilda akhirnya pecah. Tidak, Ethan tentu saja tidak menyalahkan Wilda yang sebelumnya dia minta untuk sedikit bersabar menunggu mereka merampungkan semua urusan. Justru Ethan sangat kasihan melihat keadaannya yang sekarang. Saat menjemput Wilda di sebuah taman kecil tak jauh dari rumahnya sana, Ethan sampai diam tidak bisa berkata-kata. Dia yang hanya orang asing, bahkan tidak tega melihat keadaannya yang mengenaskan. Matanya sembab, mukanya babak belur dengan rambut acak-acakan. Melihatnya tidak memakai alas kaki, pasti dia buru-buru lari dari rumahnya. Separah itu kondisinya, siapa yang tidak trenyuh. “Maaf, sudah merepotkan.” ucapnya pelan saat melihat Ethan datang. “Tidak apa-apa, kita

