19 | Akhir Hubungan Daska & Alana

2529 Kata

Suara ketukan pintu terdengar tiga kali. Pelan tapi mantap. Dengan teriakan khas yang suaranya sudah sangat Nea hafal diluar kepala. Yap, betul. Siapa lagi kalau bukan Tifajua Nevitami alias Jua—sahabatnya. Nea yang sedang duduk bersandar di sisi tempat tidurnya, buru-buru bangkit dan membuka pintu. Sosok Jua langsung muncul di ambang pintu. “Ya ampun Nea. Lo nggak apa-apa, Kan? Nggak sampe pingsan, kan?” Jua menepuk kedua pipi Nea pelan. Ekspresi khawatirnya terlihat sangat jelas. Nea menjauhkan kedua tangan Jua dari pipinya. Ia tersenyum. “Nggak lah, gila. Udah mendingan kok gue. Masuk yuk?” Jua mengangguk dan melangkah ke dalam kosan. Ia meletakkan dua kantong kresek berisi buah-buahan, roti, beberapa minuman dan s**u, juga snack. Kemudian menghampiri Nea yang kembali duduk di pi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN