8 | Makan Malam dan Rencana Pernikahan

2960 Kata

Mobil Daska melaju pelan di jalanan yang mulai sepi. Di dalam mobil, suara musik lembut mengalun dari sistem audio mobil Daska. Lagu yang diputar terdengar familiar bagi Nea, namun ia tak begitu memerhatikannya sampai beberapa detik kemudian. Lagu itu memiliki nada yang menenangkan, dengan lirik yang menyentuh hati. Nea menoleh, merasa penasaran. “Ini... lagu dari Ressaverion ya?” tanya Nea, mencoba mengingat nama penyanyi yang sejak tadi mengalun di telinganya. Daska, yang fokus mengemudi, hanya mengangguk. “Kamu tahu?” Nea tersenyum, merasa sedikit lebih ringan. “Bukan hanya tahu, sih. Saya juga suka lagu-lagunya. Enak didengar.” Daska melirik sekilas ke arah Nea, masih dengan senyum tipis di bibirnya. “Ternyata kita punya kesamaan, ya. Ressaverion memang favorit saya.” Nea tertawa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN