"PAPA. MAMA!" Suara teriakan yang menggelegar terdengar di ruang tamu, diiringi dengan hentakan kaki yang keras. Namun hanya keheningan yang menyambut teriakan itu. Farah mengepalkan tangan, emosinya menggelegak saat mengingat kejadian di kampus tadi lagi. "MAMAAAAA!" Kali ini Farah berteriak sembari menuju kamar orang tuanya. Tanpa basa-basi, dia langsung membuka pintu kamar dan melihat Gisela yang sedang tertidur. Dengan tergesa gadis itu mengguncang bahu sang ibu sembari berteriak. "MAMA. CEPAT BANGUN." Tak lama terdengar suara erangan kesakitan dari bibir Gisela, namun Farah tak memedulikannya dan tetap mengguncang tubuh sang ibu. "Berisik kamu Farah! Apa kamu nggak bisa lihat kalau Mama lagi tidur!" bentak Gisela sembari memegangi kepalanya yang sakit. "Mama nggak usah lebay gi

