Benteng profesionalitas yang dibangun Lily memang kokoh, tetapi bagi Ethan, itu hanyalah tantangan yang menyenangkan. Ethan mengabaikan sepenuhnya formalitas kaku yang coba Lily paksakan. Ia melihat upaya Lily untuk menjaga jarak sebagai permainan, dan ia adalah pemain yang jauh lebih dominan. Tujuan Ethan jelas: meruntuhkan dinding Lily dan memastikan Lily sepenuhnya menerima peran gandanya—asisten pribadi sempurna sekaligus kekasih terikat kontrak. Untuk mencapai itu, Ethan menggunakan kekuasaan absolutnya sebagai CEO untuk menciptakan skenario kerja yang hanya melibatkan mereka berdua. Pada hari-hari berikutnya, Ethan secara sistematis memblokir komunikasi Lily dengan staf lain, mengklaim kerahasiaan. "Batalkan pertemuan dengan tim pemasaran, Lily," perintah Ethan suatu pagi, nad

