Bab 82.

1612 Kata

“Jangan kamu pikir aku tidak tahu. Aku sudah tahu apa yang kamu sembunyikan dibalik topeng naifmu itu. Kamu pikir bisa menipuku, seperti yang kakakmu lakukan? Kalian berdua sama. Murahan. Kalian sama-sama … busuk.” Hazel meremas kuat telapak tangannya. Kulit wajah perempuan itu memerah. Amarah meletup-letup di dalam d*da “Silahkan percayai apa yang ingin kamu percayai. Siapa yang jahat diantara kita? Siapa yang pembunuh?” Oliver menekan sekeras mungkin katupan rahangnya. Kepalan tangannya sudah siap melayang kapan saja. Inginnya menghajar perempuan yang berdiri di depannya dengan tatapan menantang. Namun, manik berwarna hazel itu menahan gerakan tangannya. Oliver merasakan dadanya bergemuruh. “Minggir. Jangan menghalangiku atau kamu benar-benar akan menyesal.” “Kamu pikir kamu siapa?

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN