Bab 87.

1505 Kata

Gloria terpaksa pergi dari mansion sang putra dengan membawa kemarahan. Marah bercampur kecewa karena sang putra tidak mau mendengarnya. Oliver tetap kukuh pada keputusannya untuk menahan Hazel dan sang putra di mansionnya. Hazel mengalihkan tatapan dari mobil yang kini sudah bergerak, membawa mommy Oliver meninggalkan mansion sang putra. “Frank, bisa saya minta tolong lagi?” tanya Hazel yang langsung diangguki oleh pengawal Oliver tersebut. Hazel kemudian menurunkan pandangan matanya. Menatap sang putra yang mendongak. Archie menatapnya dengan dua mata memerah. “Archie mau berenang bersama uncle Frank? Atau mau main mobil-mobilan seperti tadi lagi?" tawar Hazel. Archie menggeleng. “Archie takut, Mommy.” “Kenapa takut? Archie kan anak laki-laki. Harus berani, bukan?” Hazel tersenyum.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN