Hazel langsung menyentuh perutnya saat mendengar informasi dari Rachel jika dia mengalami pendarahan. Telapak tangan wanita itu langsung mengepal begitu pandangan matanya bertemu dengan Oliver. Napasnya tercekat. Beberapa saat Hazel merasa kesulitan untuk mengisi paru-paru dengan oksigen yang sebenarnya berlimpah--memenuhi ruangan. Hazel mengedip untuk memutus pautan mata mereka. Sambil menekan katupan rahangnya, Hazel menggeser fokus mata--memperhatikan Rachel yang sedang bicara dengan Oliver. Hazel membulatkan mulut, menghembus pelan karbondioksida. Hazel mengalihkan kembali pandangan mata ke arah lain setelah melihat Rachel keluar dari dalam kamar. Kini d*da wanita yang masih duduk menyandar kepala ranjang itu bergerak dua kali lebih cepat dari ritme normal. Apalagi saat mendengar sua

