Celine langsung menarik Liora duduk di sofa seolah dunia hanya berdua milik mereka. Jay bahkan belum sempat duduk kembali ketika Celine sudah mulai menginterogasi dengan antusias yang membuat seluruh ruangan terasa seperti studio wedding organizer dadakan. “Liora! Duduk sini! Sini! Aku mau tanya sesuatu yang penting banget!” seru Celine sambil menyeret tangan Liora, membuat Liora tersenyum kikuk namun patuh saja mengikuti. Jay dan Frans saling menatap, lalu duduk di sofa lain sambil bersiap mental menghadapi tingkah Celine yang jelas akan meledak-ledak lagi. Celine menatap Liora dengan mata berbinar begitu besar sampai Jay refleks menutupi wajah dengan tangan. “Liora,” ucap Celine lirih, dramatis, seperti hendak membacakan berita besar di televisi. “Pesta pernikahan impianmu itu sepert

