Bab 127

2466 Kata

Celine akhirnya menarik selimut menutupi tubuh kecil Fabian yang sudah terlelap dengan damai setelah drama panjang tadi. Napas bocah itu teratur, mulutnya sedikit terbuka, dan tangan mungilnya masih menggenggam salah satu krayon favoritnya seolah benda itu adalah harta karun. Celine tersenyum kecil melihat pemandangan itu. Dia membungkuk, mencium dahi putranya, lalu berjalan pelan menuju pintu kamar. Begitu dia membuka pintu, langkahnya terhenti karena Frans berdiri di ambang pintu sambil bersandar, kedua tangan menyilang di d**a, dan senyum hangat menghiasi wajahnya. “Sudah tidur?” bisik Frans sambil melangkah masuk perlahan. “Sudah,” jawab Celine pelan. “Akhirnya. Aduh… anak kita itu kalau sudah lengket sama Liora, bisa tamat hidup Jay.” Frans tertawa tanpa suara lalu langsung menari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN