Bab 24: Random

1094 Kata

“Pak, kayaknya Lyra bakalan cocok sama kita,” ucap Ibuk sembari mengoleskan krim malam di wajahnya. “Ibuk mau angkat anak? Dia anaknya orang kaya lho. Biasanya berkecukupan di Jakarta. Ibuk sanggup?” “Kok angkat anak sih. Ya biar jadi mantu kita.” “Dia itu baru lulus SMA. Mau kamu jodohkan sama siapa? Refan?” “Ya siapa lagi? Anak laki-laki kita kan cuma Refan. Bapak ini kadang suka lola.” “Anakmu itu masih mau serius kuliah. Gak mau digangguin masalah pasangan. Sudah to, biarkan saja dulu.” “Nanti malah gak dapet-dapet dia.” “Muridmu perempuan kan banyak. Pilih yang pinter satu memang gak ada.” “Bapak ini kalau diajak ngobrol serius malah ngelantur lho.” “Ngelantur gimana? Kamu itu yang sukanya mulai ngelantur duluan. Kenal juga enggak Lyra sama Refan mau kemu jodoh-jodohin.” “Ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN