Refan sedang membahas tugas bersama beberapa temannya dengan serius di sebuah kafe saat Lyra tiba-tiba masuk sendirian. “Refan, kok di sini? Tadi aku ajak ngafe gak mau,” ucap Lyra tanpa peduli teman-teman Refan yang memandang heran ke arahnya. Selama ini, Refan memang tak pernah banyak bergaul dengan teman-temannya yang perempuan, tapi tiba-tiba saja ada cewek cantik yang modis dan terlihat akrab dengannya. Refan melotot kesal pada Lyra. Dia tahu Lyra memang ceplas-ceplos, tapi bisa-bisanya dia nyeplos seenaknya saat Refan sedang bersama teman-teman kuliahnya. Benar-benar memalukan. “Pacarmu, Fan?” tanya teman Refan. “Kamu sudah punya cewek? Kok gak pernah cerita?” tuntut Bagus. Lyra yang kemudian menyadari situasinya, segera menyingkir. Dia memesan minuman favoritnya kemudian menga
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


