Perjalanan dari Jakarta ke Singapura sebenarnya tidak sampai 3 jam penerbangan, jika tidak ada masalah apapun. Di udara tidak ada yang namanya lalu lintas macet, jadi tidak ada cerita perjalanan terhambat karena padatnya jalanan. Kendala perjalanan dengan menggunakan layanan udara itu hanya ketika terjadi delay penerbangan. Entah karena adanya kendala dengan si burung besi tersebut atau hal non teknis yang lain. Karena tidak ingin berkendala dengan keterlambatan penerbangan sementara perasaannya semakin tidak menentu--setelah mengetahui kondisi istri dan calon anaknya, Naka tanpa pikir panjang langsung menyewa pesawat pribadi. Beruntung dia memiliki nama belakang Hutama, hingga tidak sulit baginya terbang dengan pesawat pribadi. Begitu tiba di Changi, sopir sudah menunggu. Mobil langsung

