Hal yang Mengganjal

1206 Kata

"Terima kasih ya, Mas. Terima kasih banyak. Aku malah jadi ngerepotin," ucap Gianna sambil tersenyum tipis. "Tidak kok. Ini bukan apa-apa. Oh iya, dimana anak kamu itu? Aku juga mau lihat dia," tanya Sakha dan Gianna pun pandangan matanya berpindah ke bawah. "Eum, ada. Sekarang lagi ada di rumah pengasuhnya," jawab Gianna. "Oh ya? Apa jauh dari sini?" tanya Sakha lagi dan Gianna pun nampak melirik ke bawah lagi untuk mencari jawaban yang pas. "Deket sih, Mas." "Belum kamu jemput? Saya mau lihat dia. Mau kasih mainan ini ke dia sendiri," ucap Sakha sembari melirik satu kantong belanjaan yang penuh dengan mainan anak perempuan. Gianna diam lagi. Dia benar-benar buntu dan tidak tahu harus mengatakan hal apa. Dia tidak mau membongkar tentang hubungannya bersama ayahnya Ciara. Tapi memper

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN