Jalanin Aja Dulu

1806 Kata

"Jadi, kalian cuma tinggal berdua?" tanya ayahnya Sakha, yang turut berbincang-bincang dengan Gianna juga dan ikut mengesampingkan tentang raut wajah gadis kecil nan polos, yang sedang berada di atas pangkuan putranya. Harus menghormati tamu, apa lagi ini adalah tamu spesial putranya. Jadi ia harus kesampingkan dulu kebingungannya yang tadi dan menjamu tamunya dengan sebaik mungkin. "Iya, Om. Sebenernya ada Mama sama adik-adik juga. Cuma nggak tinggal di sini." "Terus ayah?" tanya ayahnya Sakha lagi. "Eum, udah meninggal karena sakit kanker paru waktu itu," jawab Gianna sambil tersenyum kaku. "Oh, maaf. Maaf, maaf," ucap ayahnya Sakha penuh sesal. "Iya. Nggak apa-apa kok, Om." "Em... Sudah usia berapa anak kamu ini? Oh iya, siapa namanya tadi?" tanya ayahnya Sakha yang mencari topi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN