"Gianna, sudah kamu siapkan semuanya? Berkas yang kemarin itu, sudah kamu print juga kan?" tanya Sakha ketika baru saja keluar dari dalam ruangannya dan menemui Gianna, yang sedang menumpuk beberapa berkas menjadi satu. "Beres, Pak. Udah di print semua kok, Pak. Ini udah dicek terus udah ada di sini semuanya ditumpuk jadi satu," ucap Gianna sambil menyentuh tumpukan berkas yang tidak begitu tebal itu di atas meja. "Ok, bagus. Eum..." Sakha melihat jam di pergelangan tangannya dan kembali menatap Gianna. "Sudah waktunya. Ayo kita jalan," sambungnya lagi. "Siap, Pak!" Gianna membawa tumpukan berkas itu dan mendekap di depan dadanya. Sedangkan Sakha berjalan duluan dengan langkah yang tegap dan tegas ke arah lift. "Ayo masuk," ajak Sakha sehingga Gianna melangkah masuk ke dalam lift dulua

