Bab 120. Dimulainya Pembalasan Nara

3064 Kata

Elang itu biarpun anteng dan selalu terlihat tenang, tapi keras kepalanya minta ampun. Seperti sekarang dia ngeyel tetap ke gudang, meski luka di bahunya masih ngilu. Padahal Nara sudah beberapa kali membujuk, untuk mengundur sampai paling tidak kondisinya sedikit membaik. Tetap saja sang suami ngotot! Saking greget ke Dikta. Ingin menghabisi sendiri pecundang sialan yang hampir membuat dia dan Nara nyaris kehilangan nyawa. Mana pernah terkira dari kisah cinta segitiga mereka, justru berakhir dengan cara setragis ini. Jujur! Sebenarnya baik Elang maupun David Aswangga, tidak ingin Nara menginjakkan kaki di gudang. Apalagi dengan kondisinya yang sekarang hamil, malah mengotori tangan dengan darah. Tapi mereka juga sadar, wajar Nara sesakit itu sampai ingin membalas sendiri orang-orang yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN