Zee & Rafli — Bab 42

2513 Kata

Baru saja menyadari kalau dirinya sudah jatuh cinta, Rafli langsung patah hati seketika. Rafli menyentuh bibirnya diikuti tawa miris setelahnya, segitunya Zee tak ingin diganggu lagi sampai berkata masih menyukainya dan bahkan nekat mencium bibirnya? Zee mendorongnya menjauh, sengaja melakukan itu. Zee yang mengira jika dirinya hanya sekedar penasaran, dan mengambil kesimpulan sendiri dengan memberi jawaban dari praduga yang perempuan itu maksud. "Gini rasanya patah hati? Ditolak bahkan sebelum bilang apa pun? Kurangnya gue apa sih, Zee??” Rafli barusan membiarkan Zee keluar begitu saja dari mobilnya, tanpa mengeluarkan sepatah kata pun. Rafli tak menyahuti ucapan perempuan itu. Lidahnya kelu, terlalu terkejut dengan sikap perempuan itu. Dia sampai tak bisa membantah tuduhan perempuan it

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN