"Kamu yakin?" Zee mengangguk. Zee cerita kepada papanya jika dia ingin menyerah saja mengejar Rafli. Papanya sudah seperti bestie saja. Zee bercerita tentang Rafli kepada sang papa sejak awal-awal masa kuliahnya. "Mungkin dia memang berbeda dari papa. Akan begitu-begitu aja. Nggak tahu, aku tiba-tiba muak aja." "Ya udah, enggak apa-apa. Kamu pasti tahu yang terbaik buat kamu." Seperti biasa, Yoga akan selalu mendukung apa pun yang dilakukan sang anak. Memberikan kepercayaan dan kebebasan kepada anaknya itu dalam apa pun, termasuk dalam hal memilih pasangan. Tetapi tetap memantau. "Tapi aku akan tetap jadi UG sampai waktu yang udah ditentuin waktu itu. Nggak enak, papa udah bela-belain supaya aku bisa gabung di sana. Aku akan bertanggung jawab, nggak akan kabur begitu aja." Yoga meng

