Acha baru sempat datang ke rumah Zee karena ada kunjungan kerja selama hampir seminggu di luar kota. Zee masih istirahat, belum diperbolehkan oleh papanya mengurus kerjaan ke kantor. Setidaknya selama seminggu sejak keluar dari rumah sakit. Papanya kali ini tak ingin dibantah dan Zee menurut saja. Zee sesekali komunikasi dengan orang-orang kepercayaannya secara virtual. "Wow, ada bunga dari Rafli juga ini?" Saat hendak menaruh tasnya di atas meja rias Zee, Acha melihat ada dua buket bunga. Dan Acha membaca tulisan yang tertera di buket tersebut, ada dari Rafli dan juga Bayu. "Nggak tahu tuh! Makin aneh dia, Cha. Heran gue!" "Gimana lagi anehnya?" Acha mendekat, dan ikut naik ke atas ranjang. "Kemarin dia ke sini, gue nggak bolehin masuk lah. Terus gue tidur, nah pas bangun turun ke

