13.Pergi Menjauh

1734 Kata

“Terserah kalau Ka Hanan tidak mau percaya!” Kata Kikan dan tidak berani menatap Halim. Ia berharap Halim turut bicara, membuat pengakuannya terdengar benar. “Bahkan pria ini jadi diam, tampak terkejut—” “Kami memang akan menikah!” Halim akhirnya turut bicara sambil ia meraih Kikan, beralih merengkuh pinggangnya. Buat Kikan meremang merasakan tangan itu kini memeluk posesif. Kikan bersyukur Halim menguatkan pengakuan impulsifnya. Ekspresi Hanan mulai berubah tidak senang. “Oh ya? Aku tetap tidak akan menyerah, Kikan. Aku baru akan percaya pada hubunganmu dengan pria ini ketika menyaksikan sendiri pernikahan kalian!” Kata Hanan. Kemudian ia berjalan mundur, sudah hampir Kikan lega mendapati Hanan pergi, pria itu kembali berbalik, “aku akan tunggu dalam satu minggu, jika kalian tidak me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN