Bab 83-Hukuman yang Pantas 2

1533 Kata

Sementara itu di tempat lain… Bella menatap kekasihnya yang menyeringai menatap koper berisi uang dalam mata Dolar Amerika, dan ada rupiah. Belum lagi sertifikat-sertifikat aset berharga, nilai paling besar adalah rumah yang akan diserahkan Sakti pada putrinya itu. Bella memang tahu sandi brangkas milik Sakti, bahkan sandi rekening Sakti. Sayangnya, ia hanya bisa memindahkan uang lima ratus juta karena terkena limit harian transfer. “Ferdy, kita harus segera pergi! Singapura saja, sebelum kita pikirkan tempat lain. Setidaknya kita udah ada apartemen di sana, yang kita beli beberapa bulan lalu dari uang Sakti.” “Tenang sayang,” Ferdy menatap Bella. “Kenapa kamu jadi panik begini sih? Kita punya uang sekarang, jadi santai ya...” “Bagaimana bisa tenang? Aku ketahuan oleh pekerja ruma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN