Sora keluar dari kamar mandi yang ada di dalam kamarnya. Begitu ia membalikan badan, ia terperanjat melihat kehadiran Ersya yang tampak menunggunya di atas tempat tidur. “Kamu ngapain di sini?” sentak Sora. Ia tidak bisa jika tidak emosi melihat Ersya yang lancang masuk ke kamarnya tanpa izin, apalagi sampai menyentuh kasurnya. Ini sudah malam. Sora ingin langsung beristirahat meski ia sendiri tidak yakin jika ia akan dapat tidur nyenyak malam ini. Namun setidaknya, ia ingin segera berbaring. “Aku mau jagain kamu,” jawab Ersya. “Hah? Tapi ini sudah malam. Lagi pula orangtua kamu di sini. Kamu nggak mau nemenin mereka ngobrol apa? Kan kalian jarang ketemu,” ucap Sora. Ia masih dengan halus mengusir Ersyaa. Ersya bangkit, menghampiri Sora hingga sontak membuat wanita itu bergerak mundur

