Lugu, Justru Berbahaya

3631 Kata

“Apa kita perlu ke rumah sakit, Pak?” tanya Wendy, sekretarisnya yang memastikan Nadav sampai mobil. Nadav menggeleng, pengawal membukakan pintu mobil, ia masuk, langsung bersandar. Wajahnya tampak lelah, bukan hanya karena rasa sakit dikepalanya tetapi makin diperparah setelah menemui putranya. Dan menemukan sesuatu yang sangat mengejutkannya, “tidak. Langsung pulang saja!” “Tapi tadi kata sekretaris putra Pak Nadav, tadi mengatakan jika Bapak mengeluh sakit—“ “Saya cuma butuh istirahat sebentar. Saya baik-baik saja,” potong Nadav. Wendy tak berani membantah saat melihat raut wajah tegang bosnya. “Wendy...” sebelum pintu tertutup, dia panggil sekretarisnya lagi. “Iya, Pak?” Wendy pikir Nadav berubah pikiran. Ia tarik napas dalam sebelum menyampaikan, “dengarkan saya, jangan katak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN