“Selena, kamu melamun?” Tubuhb Selena tersentak ketika Gibran memegang pundaknya, lalu dia menatap pada suaminya sudah berdiri di depannya. Selena tersenyum tipis dan menghapus air matanya. “Dia sungguh meninggal?” tanya Selena, menunjuk pada peti mati yang ada di depannya. Gibran mengangguk. “Iya, dia sudah mati sayang. memangnya kenapa? Kamu masih belum percaya kalau dia sudah mati?” tanya Gibran. Selena mengangguk, tidak berbohong ketika dia belum percaya kalau Calvin belum mati. Rasanya seperti mimpi. Lelaki itu sangatlah kuat dulunya dan sekarang dia sudah meninggal dunia. Selena berjalan mendekati peti mati. Selena menahan bau yang busuk dari dalam peti mati ini. Selena tidak tahu apa yang terjadi, namun sepertinya memang jasad Calvin sudah membusuk dan baru tahu meni

