Muntah

1181 Kata

Hoek! Suara muntah terdengar dari arah dapur. Gibran yang melihat istrinya yang terus muntah, dan terlihat Selena yang menunduk dan tidak ada yang dimuntahkan oleh wanita itu. Gibran mengusap tengkuk Selena, membawa istrinya untuk ke ruang tengah. Gibran sungguh khawatir sekali dengan apa yang terjadi pada istrinya sekarang. “Sayang, kamu nggak papa?” tanya Gibran membawa Selena untuk ke ruang tengah. Selena menyandarkan tubuhnya di d**a bidang suaminya. Selena menggeleng pelan, rasanya sangat lemas sekali. Selena sudah tidak sanggup untuk berdiri. Selena tidak tahu apa yang terjadi pada dirinya. “Lemas, Mas.” Ucap Selena. Gibran mendengar apa yang dikatakan oleh Selena, mengusap peluh keringat Selena. “Kita ke rumah sakit, ya, sayang. Mas nggak tega lihat kamu kayak gini.” Ucap Gi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN